Dokumen Kelengkapan Pengajuan SPM

Dokumen yang harus dilampirkan pada SPM untuk penerbitan SP2D :

SPM untuk keperluan pembayaran langsung (LS) Belanja Pegawai SP2D :

1. Daftar Gaji/Gaji Susulan/Kekurangan Gaji/Terusan/Uang Duka Wafat/Lembur/Honor dan Vakasi yang ditandatangani oleh KPA atau pejabat yang ditunjuk dan Bendahara Pengeluaran,
2. Surat-surat Keputusan Kepegawaian dalam hal terjadi perubahan pada daftar gaji,
3. Surat Keputusan Pemberian Honor/Vakasi dan SPK Lembur,
4. Surat Setoran Pajak (SSP).

SPM untuk keperluan pembayaran langsung Non Belanja Pegawai :

1. Resume Kontrak/SPK atau Daftar Nominatif Perjalanan Dinas,
2. SPTB,
3. Faktur pajak dan SSP,
4. Jaminan Bank untuk uang muka dan pemeliharaan.

SPM untuk keperluan pembayaran Uang Persediaan (UP)/Tambahan Uang Persediaan (TUP) :

1. Surat Pernyataan Penggunaan UP,
2. Rincian pengunaan dana untuk TUP,

2. Surat dispensasi Kepala Kanwil Ditjen. Perbendaharaan untuk TUP di atas Rp200.000.000,- (dua ratus juta rupiah),
3. Surat Pernyataan dari KPA atau pejabat yang ditunjuk yang menyatakan bahwa :
-----> a) Dana TUP tersebut akan digunakan untuk keperluan mendesak dan akan habis digunakan dalam waktu satu bulan sejak tanggal diterbitkan SP2D,
-----> b) Apabila terdapat sisa dana TUP, harus disetorkan ke Rekening Kas Negara
-----> c) Tidak untuk membiayai pengeluaran yang seharusnya dibayarkan secara langsung.


SPM untuk keperluan pembayaran Penggantian Uang Persediaan (GUP) :

1. SPTB,
2. Faktur Pajak dan SSP.



SPM untuk belanja yang bersumber dari PNBP, dilengkapi dengan :

1. SSBP yang sudah dilegalisir oleh KPPN (Khusus Satker yang penerimaannya terpusat tidak melampirkan SSBP),
2. Perhitungan maksimum pencairan dana sesuai ketentuan yang berlaku.

SPM Pengembalian/Restitusi Pajak/Bea dan Cukai/PBB/BPHTB/Imbalan Bunga (IB) dilengkapi dengan :

Surat Keputusan Pengembalian/Restitusi Pajak/Imbalan Bunga (IB) dari Kantor Pelayanan Pajak/Kantor Pelayanan Bea dan Cukai (KPP/KPBC).

SPM Pengembalian PNBP dilengkapi dengan :

1. Surat Keterangan telah dibukukan (SKTB),
2. Surat Persetujuan Pembayaran Pengembalian.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar