7 Langkah Mengusir Virus ''Mbah Surip"

 Virus 'Mbah Surip' memang cukup merepotkan. Mulai dari disusupi album porno, CD/DVD Rom komputer korban juga dibuat selalu terbuka. Simak 7 langkah singkat untuk mengusirnya.
Selengkapnya liat frame di bawah ini

Selengkapnya...

Matsumoto Rangiku

Matsumoto Rangiku


She is Hitsugaya Taushiro's vice captain. Her zanpakuto is Haineko.


Haineko has ability to turn its blade into ash. It is a powerful zanpakutou that sends its ash fliying according to how the sword's hilt is swung about.It's selfish, fickle, lazy and stupid. This katana is incredible difficult to use.



Selengkapnya...

Hitsugaya Taushiro

Hitsugaya Taushiro


Who loves Bleach are know him. He is the 10th squads captain. His hair is white. His body is small like a kid. His Vice Captain Is Matsumoto Rangiku. His Zanpakuto (Sword/Katana) is ice type.

Hyorinmaru

Hyorinmaru is his zanpakuto. Hyourinmaru is the strongest ice-type Zanpakutou and has the ability to form a dragon from ice and water. The Bankai is Daiguren Hyourinmaru(Giant Crimson Lotus Ice Ring), it's incredibly powerful but it's normally a feeble, useless Zanpakutou that can't do much beside make ice

These are some picture of him :



Selengkapnya...

Ga tau mau kasih judul apa

Ketika aku lagi cari-cari lagu di internet ga sengaja menemukan lagu ini. Menurutku lagu ini nasionalis banget. Mantap. Memang sudah seharusnya sebagai pemuda pemudi Indonesia untuk berjuang memajukan bangsa ini.

Memajukan bangsa dan mengharumkan nama bangsa Indonesia ini banyak sekali caranya. basa melalui Olahraga, Seni dan budaya, Pendidikan. Menurutku neh, kalo da yang tersinggung jangan marah ya, sekarang ini sebagian pemuda indonesia sudah brutal ini bisa dilihat dari demonstrasi-demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa yang kebanyakan berakhir dengan kerusuhan. menurutku lagi neh, masa sudah mahasiswa kelakuannya seperti itu. Mahasiswa kan pendidikannya sudah tinggi, seharusnya sudah bisa membedakan mana yang baik dan tidak baik. Mungkin neh, menurutku lagi, mereka cuma tinggi pendidikannya tapi mentalnya masih rendah, masih mental suka keributan. Padahal ad juga yang pendidikannya rendah tapi bisa menjaga diri. Semua manusia memang berbeda-beda sifatnya.

Kalo ada yang merasa tersinggung sekali lagi jangan marah, ini aku liat berdasarkan demonstrasi-demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa yang berakhir dengan kerusuhan saja. Ok. Salam Fair Play. Salam Shaduxs. Maju Sepakbola Indonesia

Selengkapnya...

Ponsel Tenaga Surya

Ponsel tenaga surya yang waktu itu diperkenalkan Indosat di ajang Indonesian Celluler Show (ICS) 2009, kini mulai dirilis ke pasar. Namun sayang, harganya jadi sedikit lebih mahal.

Harga ponsel 'Gaya' ini dibanderol Rp 480 ribu. Padahal waktu di ICS, ponsel yang dipesan khusus Indosat dari produsen Comtiva Technology asal Amerika Serikat, katanya akan dilepas dengan harga Rp 450 ribu.

Dari penjelasan tertulis Indosat, harga segitu sudah termasuk bundling kartu perdana prabayar Mentari yang menghadirkan bonus 50 SMS setiap akumulasi isi ulang Rp 20 ribu, bonus internet 220 menit, dan bonus bicara 120 menit.

Sesuai dengan namanya, ponsel tenaga surya ini jelas lebih berguna bagi pengguna luar ruang alias outdoor. Ponsel trendi yang diklaim anti guncang dan anti debu ini, memiliki power management berupa automatic charge jika terkena sinar matahari, apabila kapasitas baterai kurang dari 90%.

Indosat yang menargetkan 50 ribu pengguna ponsel bundling Mentari ini, juga membidik para petani dan nelayan melalui program kerja sama dengan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) dan Induk Koperasi Tani dan Nelayan (INKOPTAN).

"Dalam waktu dekat ponsel ini juga dapat dinikmati oleh masyarakat luas," pungkas Johnny Swandi Sjam, Direktur Utama Indosat, dalam keterangannya.

Sumber : Detikinet.com

Selengkapnya...

Mumi

Sebanyak 33 mumi ditemukan di dekat Chiclayo, Peru, dan sebagian besar adalah perempuan. Menurut para ahli, ini adalah sebuah hal yang langka dan bisa jadi mereka adalah tumbal.

Hasil penelitian lebih lanjut menunjukkan kebanyakan dari mereka kemungkinan dibunuh dengan semacam pisau yang sangat tajam, dari tembaga atau perunggu. Mereka mungkin dikorbankan berdasarkan kepercayaan masyarakat saat itu bahwa ritual pengorbanan tersebut akan membawa kesuburan untuk lahan-lahan pertanian.

Pengorbanan manusia massal adalah hal yang umum di kebudayaan pre-Hispanic Andean. Namun, menemukan korban manusia sebanyak itu dalam satu tempat adalah hal yang langka. Elemen lain yang membuat penemuan ini menjadi tidak biasa adalah kebanyakan dari mumi itu berjenis kelamin perempuan.

"Pengorbanan sekelompok perempuan adalah sesuatu yang, sangat, sangat tidak biasa. Ini pertama kali kami melihat hal seperti ini," ujar Haagen Klaus, antropologis dari universitas Utah Valley.

Sebanyak 30 di antaranya adalah perempuan dan kebanyakan berusia di bawah 15 tahun. Selain itu, beberapa mumi adalah anak berusia di bawah 9 tahun. Menurut Klaus, dalam masyarakat Andean, anak-anak tidak dianggap sebagai manusia.

"Ini adalah sesuatu yang, tentu saja, sangat aneh untuk kebudayaan kita. Dalam pandangan kosmologis di sini, bayi dan anak-anak bukanlah manusia karena jiwa manusia berasal dari pegunungan; dan ketika seorang bayi lahir, bayi itu dianggap roh gunung yang liar dan tidak terkontrol," ujar Klaus.

Mumi-mumi ini berada dalam keadaan yang sangat baik, banyak yang masih memiliki gigi dan rambut. Klaus akan mempelajari lebih lanjut mengenai DNA mumi-mumi tersebut, mempelajari tentang penyakit-penyakit yang mereka derita, umur mereka, penyebab kematian, dan bahkan kemungkinan hubungan kekerabatan di antara mumi-mumi ini.


Sumber : Kompas

Selengkapnya...

Bajak Lagu di Internet Didenda Jutaan Dolar

Seorang ibu yang ketahuan mengunduh lagu bajakan di internet, kena denda ratusan ribu dollar. Menolak bayar, pengadilan malah menambah digit dendanya jadi sepuluh kali lipat. (read more) Selengkapnya...

Suporter Jadi Wasit

Menurutku berita ini menarik. Informasi ini aku ambil dari Kompas.com.

Suporter sepak bola yang satu ini pintar juga. Maksudnya, pintar menipu. Ia menyamar menjadi wasit dan berhasil masuk ke lapangan hijau sebagai petugas pertandingan.

Dia adalah Jarred McKnight, penggemar fanatik tim Liga II, Wycombe Wanderers. Entah bagaimana caranya, mahasiswa 27 tahun ini berhasil memasukkan namanya pada daftar wasit dalam duel antara Notts County dan Wycombe.

Ternyata panitia pelaksana tidak mengecek namanya. Penampilan Jarred pun sangat persis seperti petugas pertandingan pada umumnya. "Tidak ada waktu untuk mengecek kebenaran orang ini," kata juru bicara Petugas Pertandingan Profesional kepada The Sun.

Suatu saat, nama Jarred dipanggil untuk berperan sebagai petugas keempat. Petugas sebelumnya menggantikan salah satu hakim garis yang cedera. Jarred pun diberi tugas membawa papan pergantian pemain dan penunjuk angka injury time. Bukan hanya itu, ia juga diberi wewenang memperingatkan pelatih yang bergerak melebihi kotak pembatas.

"Ketika namaku dipanggil, aku berpikir, 'Aku akan bikin heboh'. Teman-temanku menggoda agar aku tertawa. Syukurlah aku tidak pernah pergi ke pub atau bertampang selengekan," ujarnya seolah hendak menyatakan bahwa ia adalah suporter baik-baik.

Tidak ada yang menduga jika Jarred adalah petugas gadungan. Sikapnya di lapangan sungguh-sungguh seperti petugas profesional. "Aku bahkan memperingatkan manajer Wycombe, Peter Taylor agar kembali ke bangku cadangan," tambah Jarred.

Wycombe akhirnya memenangi pertandingan itu dengan skor 2-0. Bayangkan, betapa senangnya Jarred waktu itu. Namun apa daya, Jarred tak bisa merayakan kemenangan itu di pinggir lapangan. Jika ketahuan, pastilah nasibnya bakal apes. Sekali lagi, ia menunaikan "tugas" itu dengan baik.

Sampai pertandingan selesai, tidak ada yang mengetahui akal bulus Jarred itu. Ia pun senang karena berhasil mencicipi rasanya jadi petugas pertandingan. Ia bahkan ingin mengulangi aksinya itu.

"Sekarang aku sudah merasakan jadi wasit dan sepertinya akan melakukannya lagi," katanya bangga. "Kami senang dia menikmati pengalamannya (jadi wasit)," kata juru bicara Petugas Pertandingan tadi.

Menarik kan? Kalau suporter di Indonesia gimana ya? Berani atau ga ya?


Sumber : kompas.com

Selengkapnya...

Pilpresku

Hasil Pilpres 2009 membuat sebagian senang dan juga sedih. Senang karena perolehan suaranya banyak, sedih karena sedikit. Bagi yang menang boleh berbangga tapi jangan sombong karena rakyat mempercayainya untuk memimpin bangsa ini untuk lima tahun ke depan. Bagi yang kalah, berilah ucapan selamat kepada yang menang, berbesar hati menerima kekalahan meskipun itu berat sekali rasanya, ya memang dalam pertarungan ada yang kalah dan menang.

Menurutku, saat ini pihak yang kalah masih saja tidak mengakui kekalahannya malah mempermasalahkan proses pilpres. Menyalahkan inilah. Mempermasalahkan itulah. Dan sebagainya. Kurang memiliki jiwa ksatria untuk mengakui kekalahannya. Aku menjadi kurang simpati, kurang menghormati calon pemimpin yang seperti itu. Banyak menyalahkan. Andainya mengikuti lagi pilpres 2014 aku tidak memilihnya.

Seorang calon pemimpin, menurutku, harus berwibawa, berkharisma, sabar, tidak banyak memberikan janji tapi bukti, mempunyai visi dan misi yang jelas, realistis, tegas, program jelas.

Salam Shadux’s mania. Salam olahraga, Fair Play. No SARA, No Racism, No Drugs. Maju Sepakbola Indonesia

Selengkapnya...

Stadion Sepakbola

Stadion Serasan Sekate di Sekayu, Musi Banyuasin







Selengkapnya...

Juara Coppa Italia

Coppa Italia tahun 2009 menjadi milik Lazio yang mengalahkan Sampdoria melalui adu penalti di partai final. Inilah titel kelima dari klub ibukota Italia tersebut.

Berikut adalah juara-juara Coppa Italia dalam 21 tahun terakhir:

2009 Lazio
2008 AS Roma
2007 AS Roma
2006 Inter Milan
2005 Inter Milan
2004 Lazio
2003 AC Milan
2002 Parma
2001 Fiorentina
2000 Lazio
1999 Parma
1998 Lazio
1997 Vicenza
1996 Fiorentina
1995 Juventus
1994 Sampdoria
1993 Torino
1992 Parma
1991 AS Roma
1990 Juventus
1989 Sampdoria

Sumber : Detiksport



Selengkapnya...

Juara Liga Italia

Internazionale Milan menyejajarkan dirinya dengan AC Milan dalam daftar pengoleksi terbanyak titel Seri A. Meski demikian kedua klub kota fesyen di Italia itu masih di bawah Juventus.

Berikut ini daftar peraih Scudetto, menyusul keberhasilan Inter meraihnya dalam empat musim terakhir berturut-turut, termasuk musim ini:

1898 Genoa 1893
1899 Genoa 1893
1900 Genoa 1893
1901 Milan AC
1902 Genoa 1893
1903 Genoa 1893
1904 Genoa 1893
1905 Juventus FC
1906 Milan AC
1907 Milan AC
1908 Pro Vercelli
1909 Pro Vercelli
1909/10 FC Internazionale
1910/11 Pro Vercelli
1911/12 Pro Vercelli
1912/13 Pro Vercelli
1913/14 Casale
1914/15 Genoa 1893
1916 (dibatalkan)
1917 (dibatalkan)
1918 (dibatalkan)
1919/20 FC Internazionale
1920/21 Pro Vercelli
1921/22 Pro Vercelli (C.C.I), Novese (F.I.G.C)
1922/23 Genoa 1893
1923/24 Genoa 1893
1924/25 Bologna
1925/26 Juventus FC
1926/27 (tidak ada, gelar Torino dicopot)
1927/28 Torino
1928/29 Bologna

Liga Profesional

1929/30 Ambrosiana-Inter
1930/31 Juventus FC
1931/32 Juventus FC
1932/33 Juventus FC
1933/34 Juventus FC
1934/35 Juventus FC
1935/36 Bologna
1936/37 Bologna
1937/38 Ambrosiana-Inter
1938/39 Bologna
1939/40 Ambrosiana-Inter
1940/41 Bologna
1941/42 AS Roma
1942/43 Torino
1943/44 (perbedaan liga-liga lokal karena Perang Dunia)
1944/45 (perbedaan liga-liga lokal karena Perang Dunia))
1945/46 Torino
1946/47 Torino
1947/48 Torino
1948/49 Torino
1949/50 Juventus FC
1950/51 Milan AC
1951/52 Juventus FC
1952/53 FC Internazionale
1953/54 FC Internazionale
1954/55 Milan AC
1955/56 AC Fiorentina
1956/57 Milan AC
1957/58 Juventus FC
1958/59 Milan AC
1959/60 Juventus FC
1960/61 Juventus FC
1961/62 Milan AC
1962/63 FC Internazionale
1963/64 Bologna
1964/65 FC Internazionale
1965/66 FC Internazionale
1966/67 Juventus FC
1967/68 Milan AC
1968/69 AC Fiorentina
1969/70 Cagliari
1970/71 FC Internazionale
1971/72 Juventus FC
1972/73 Juventus FC
1973/74 SS Lazio
1974/75 Juventus FC
1975/76 Torino
1976/77 Juventus FC
1977/78 Juventus FC
1978/79 Milan AC
1979/80 FC Internazionale
1980/81 Juventus FC
1981/82 Juventus FC
1982/83 AS Roma
1983/84 Juventus FC
1984/85 Hellas Verona
1985/86 Juventus FC
1986/87 SSC Napoli
1987/88 Milan AC
1988/89 FC Internazionale
1989/90 SSC Napoli
1990/91 Sampdoria UC
1991/92 Milan AC
1992/93 Milan AC
1993/94 Milan AC
1994/95 Juventus FC
1995/96 Milan AC
1996/97 Juventus FC
1997/98 Juventus FC
1998/99 Milan AC
1999/00 SS Lazio
2000/01 AS Roma
2001/02 Juventus FC
2002/03 Juventus FC
2003/04 Milan AC
2004/05 (Tidak ada, titel Juventus dicopot)
2005/06 FC Internazionale (Titel Juventus dicopot)
2006/07 FC Internazionale
2007/08 FC Internazionale
2008/09 FC Internazionale

Sebaran juara:

27 - Juventus FC (tidak termasuk titel yang dicopot di musim 2004/05 dan 2005/06)
17 - Milan AC, Internazionale
9 - Genoa
7 - Torino, Bologna, Pro Vercelli
3 - AS Roma
2 - AC Fiorentina, Lazio, Napoli
1 - Cagliari, Casale, Novese, Sampdoria, Hellas Verona

Pada musim ini siapa yang akan menjadi juara ditentukan dari semangat para pemain untuk menjuarai Serie A. Siapa Ya?

Sumber : Detiksport



Selengkapnya...

Juara Liga Indonesia

Sejak tahun 1994, kompetisi sepakbola di Indonesia menggunakan format Liga. Sukses Persipura Jayapura menjadi kampiun musim ini menjadikan mereka klub ketiga yang mampu dua kali jadi juara.

Dengan berbagai masalah yang seakan tak berhenti menghantui jalannya kompetisi, liga sepakbola profesional Indonesia baru saja menyudahi musim ke-14 menyusul keberhasilan Persipura Jayapura memuncaki klasemen.

Tim Mutiara Hitam itu kini menjadi salah satu klub yang mampu dua kali menjadi juara liga. Sebelumnya cuma Persebaya Surabaya (1996/1997 dan 2004) serta Persik Kediri (2003 dan 2006) yang mampu dua kali menjadi jawara nasional.

Sementara keberhasilan pertama Persipura menjadi juara terjadi empat tahun lalu setelah mereka menundukkan Persija Jakarta di partai final, saat itu kompetisi dibagi dua wilayah dengan menggunakan babak delapan besar.

Hingga kini, total ada 10 tim yang pernah merasakan jadi juara. Berikut daftar juara Liga Indonesia:

1 1994/95 Persib (Bandung)
2 1995/96 Mastrans Bandung Raya
3 1996/97 Persebaya (Surabaya) *
4 1997/98 Kompetisi tidak selesai
5 1998/99 PSIS (Semarang)
6 1999/00 PSM (Makassar)
7 2001 Persija (Jakarta)
8 2002 Petrokimia Putra (Gresik)
9 2003 Persik (Kediri) *
10 2004 Persebaya (Surabaya) *
11 2005 Persipura (Jayapura) *
12 2006 Persik (Kediri) *
13 2007 Sriwijaya FC (Palembang)
14 2008/09 Persipura *

Tim manakah yang akan menjuarai musim 2009/2010? Apakah tim kesayanganmu?

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Tewas di Lapangan Hijau

Ibarat perang, pertandingan sepakbola memperjuangkan kebanggaan dan harga diri tentu saja demi sebuah kemenangan. Tak ubahnya medan tempur, lapangan hijau pun kadang meminta korban jiwa.

Antonio Puerta adalah pesepakbola terakhir yang harus tutup usia di bawah panji-panji klub sepakbola. Gelandang Sevilla berpaspor Spanyol itu meninggal dunia Selasa (28/8/2007) di rumah sakit Virgen del Rocio setelah sempat dirawat tiga hari akibat serangan jatung saat berlaga di Liga Spanyol.

Puerta yang seharusnya berusia 23 tahun pada 26 November nanti bukan pesepakbola pertama yang meninggal dunia saat melakoni profesinya. Dalam dua dekade terakhir beberapa pesepakbola pun bernasib sama.

Hampir tiga tahun silam, tepatnya bulan Juni 2005, Hugo Cunha yang memperkuat Uniao Leiria di Super Liga Portugal pingsan dan meninggal dunia saat melakukan latihan bersama rekan-rekannya.

Sementara di Oktober 2004, Sao Caetano yang berlaga di Liga Brasil harus kehilangan Serginho. Pemain yang beroperasi sebagai bek itu diduga tewas karena gangguan jantung dan pernapasan saat bertanding menghadapi Sao Paulo di Liga Brasil.

Masih dari Brasil, setahun sebelumnya Maximiliano Patrick Ferreira tutup usia di rumah sakit setelah mengaku sakit saat melakukan latihan bersama klubnya Botafogo-Ribeirao Preto. Samba lain yang tewas adalah Marcio Dos Santos, striker 28 tahun itu meninggal dunia satu jam setelah mencetak gol untuk Deportivo Wanka di Liga Peru tahun 2002.

Dari tanah Eropa, duka sempat menyelimuti Benfica saat striker Hungaria, Miklos Feher tewas akibat serangan jantung. Dia tewas dalam pertandingan Liga Portugal saat Benfica menjamu Vitoria Guimaraes.

Kasus kematian yang paling mengejutkan terjadi pada pesepakbola Kamerun Marc-Vivien Foe yang tewas saat negaranya unggul 1-0 atas Kolumbia di Piala Konfederasi yang digelar di Lyon, Juni 2003. Foe yang sempat memperkuat West Ham United, Manchester City dan Olympique Lyon pingsan di tengah pertandingan dan tewas beberapa saat kemudian.

Serangan jantung cukup mendominasi sebab kematian pesepakbola. Kematian striker York City, Dave Longhurst (25 tahun) dua menit sebelum turun minum saat menghadapi Lincoln City tahun 1990 juga karena gangguan pada jantungnya.

Hal mana juga terjadi pada Samuel Okwaraji tewas saat membela Nigeria menghadapi Angola di kualifikasi Piala Dunia tahun 1989.

Di tanah air kematian pesepakbola juga pernah terjadi. Pada 3 April 2000, Eri Irianto menghembuskan napas terakhirnya di rumah sakit setelah pada sore harinya ia tiba-tiba menderita sakit saat Persebaya menjamu PSIM di Liga Indonesia 1999/2000.

Mungkin ada yang mau menambahkan?

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Para Juara La Liga

Kompetisi kasta tertinggi di Liga Spanyol, La Liga, terbukti hanya milik dua klub yaitu Real Madrid dan Barcelona. Ini dapat dilihat dari sebaran juara sejak kompetisi dimulai sejak 81 tahun yang lalu.

Dari 78 musim tergelar, Madrid begitu dominan dengan memenanginya sebanyak 31 kali. Barcelona adalah pengoleksi terbanyak nomor dua dengan 19 kali, termasuk musim ini.

Sisa dibagi sedikit-sedikit di antara tujuh klub lain, termasuk tiga yang "lumayan", yakni Atletico Madrid (9 kali), Athletic Bilbao (8), dan Valencia (6).

Daftar juara Liga Spanyol

1928/29 FC Barcelona
1929/30 Athletic de Bilbao
1930/31 Athletic de Bilbao
1931/32 Real Madrid CF
1932/33 Real Madrid CF
1933/34 Athletic de Bilbao
1934/35 Real Betis
1935/36 Athletic de Bilbao
1936/37 (dibatalkan karena perang saudara)
1937/38 (dibatalkan karena perang saudara)
1938/39 (dibatalkan karena perang saudara)
1939/40 Atletico Aviacion
1940/41 Atletico Aviacion
1941/42 Valencia CF
1942/43 Athletic de Bilbao
1943/44 Valencia CF
1944/45 FC Barcelona
1945/46 Sevilla FC
1946/47 Valencia CF
1947/48 FC Barcelona
1948/49 FC Barcelona
1949/50 Atleico de Madrid
1950/51 Atletico de Madrid
1951/52 FC Barcelona
1952/53 FC Barcelona
1953/54 Real Madrid CF
1954/55 Real Madrid CF
1955/56 Athletic de Bilbao
1956/57 Real Madrid CF
1957/58 Real Madrid CF
1958/59 FC Barcelona
1959/60 FC Barcelona
1960/61 Real Madrid CF
1961/62 Real Madrid CF
1962/63 Real Madrid CF
1963/64 Real Madrid CF
1964/65 Real Madrid CF
1965/66 Atletico de Madrid
1966/67 Real Madrid CF
1967/68 Real Madrid CF
1968/69 Real Madrid CF
1969/70 Atletico de Madrid
1970/71 Valencia CF
1971/72 Real Madrid CF
1972/73 Atl├ętico de Madrid
1973/74 FC Barcelona
1974/75 Real Madrid CF
1975/76 Real Madrid CF
1976/77 Atletico de Madrid
1977/78 Real Madrid CF
1978/79 Real Madrid CF
1979/80 Real Madrid CF
1980/81 Real Sociedad
1981/82 Real Sociedad
1982/83 Athletic de Bilbao
1983/84 Athletic de Bilbao
1984/85 FC Barcelona
1985/86 Real Madrid CF
1986/87 Real Madrid CF
1987/88 Real Madrid CF
1988/89 Real Madrid CF
1989/90 Real Madrid CF
1990/91 FC Barcelona
1991/92 FC Barcelona
1992/93 FC Barcelona
1993/94 FC Barcelona
1994/95 Real Madrid CF
1995/96 Atletico de Madrid
1996/97 Real Madrid CF
1997/98 FC Barcelona
1998/99 FC Barcelona
1999/00 RC Deportivo de La Coruna
2000/01 Real Madrid CF
2001/02 Valencia CF
2002/03 Real Madrid CF
2003/04 Valencia CF
2004/05 FC Barcelona
2005/06 FC Barcelona
2006/07 Real Madrid CF
2007/08 Real Madrid CF
2008/09 FC Barcelona

Sebaran juara:
31 - Real Madrid CF
18 - FC Barcelona
9 - Atletico de Madrid (termasuk Atletico Aviacion)
8 - Athletic de Bilbao
6 - Valencia CF
2 - Real Sociedad (San Sebastian)
1 - Real Betis (Sevilla),RC Deportivo de La Coruna, Sevilla FC

Siapakah yang akan menjuarai La Liga Musim ini? Semaga La Liga musim menjadi sangat menarik dengan banyaknya transfer pemain ke La Liga yang menjadi rekor.

Sumber : detiksport
Selengkapnya...

Juara Liga Primer

Gelar juara Liga Primer musim ini yang diraih Manchester United membuat koleksi gelar yang juara liga domestik milik tim Setan Merah bertambah menjadi 18. Angka ini menyamai rekor milik Liverpool.

Dari seluruh gelar yang direbut MU, sebelas di antaranya dipersembahkan oleh Sir Alex Ferguson, pria yang menukangi MU sejak tahun 1986. Kesebelas gelar itu juga dicatat ketika kompetisi kasta tertinggi Inggris berubah menjadi Premier League pada musim 1992/93.

Kesuksesan kali ini juga merupakan kali ketiga secara berturut-turut yang dibukukan oleh Sir Alex. Dua gelar sebelumnya diraih musim 2006/07 dan 2007/08.

Jumlah 18 trofi membuat MU menyamai perolehan Liverpool dalam urusan gelar juara liga Inggris. Yang membedakan, seluruh trofi The Reds dibukukan ketika kompetisi masih bernama Football League First Division. Terakhir kali Liverpool keluar sebagai juara pada musim 1989/90. Ada pun sejak Premier League bergulir, Liverpool belum pernah keluar sebagai juara.

Daftar Juara Liga Primer (sejak musim 1992/93)

1992/93 Manchester United
1993/94 Manchester United
1994/95 Blackburn Rovers
1995/96 Manchester United
1996/97 Manchester United
1997/98 Arsenal
1998/99 Manchester United
1999/00 Manchester United
2000/01 Manchester United
2001/02 Arsenal
2002/03 Manchester United
2003/04 Arsenal
2004/05 Chelsea
2005/06 Chelsea
2006/07 Manchester United
2007/08 Manchester United
2008/09 Manchester United

Lantas, Siapakah yang akan menjadi Juara pada musim 2009/2010. Apakah salah satu dari The Big Four atau ada kejutan lain. Akan kita saksikan musim ini.

Sumber : Detiksport

Selengkapnya...

Madridista Indonesia

Madridista Indonesia adalah tempat para pecinta klub Real Madrid di Indonesia. Dengan bertambahnya anggota, MI pun berharap menjadi sebuah fans club Spanyol besar di Indonesia.

Berminat mendaftar jadi anggota Madridista Indonesia di sini

Sumber : detiksport


Selengkapnya...

Untuk Juventini

Para Juventini di tanah air boleh bangga karena Juventus adalah klub Eropa pertama yang punya situs berbahasa Indonesia. Lisensi resmi dari markas pusat Bianconerri di Turin pun telah didapatkan, dan akan bersanding dengan negara Asia lainnya yaitu China.

Situs tersebut dapat diakses di alamat www.juventus.co.id. Ini tentu saja merupakan kebanggaan tersendiri bagi para Juventini mengingat banyak klub Eropa yang memiliki fans besar di Indonesia namun belum memilikinya.

Selamat dan Sukses Selalu untuk para Juventini Indonesia. Salam Olahraga. Fair Play.

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Brasil 'Tim Samba' Tersukses di Piala Konfederasi

Brasil meraih titel juara Piala Konfederasi mereka yang ketiga usai menundukkan Amerika Serikat 3-2. Raihan ini menjadikan mereka sebagai tim tersukses di turnamen tersebut.

'Tim Samba' pertama kali menjuarai turnamen ini pada tahun 1997. Kala itu di Arab Saudi, mereka menghancurkan Australia dengan skor 6-0 pada partai puncak. Namun dua tahun berselang, mereka gagal mempertahankan titel mereka lantaran ditaklukkan Meksiko 3-4 di final.
Seleccao baru kembali tampil sebagai juara pada tahun 2005 di Jerman. Bertanding melawan seteru mereka, Argentina, Brasil menang dengan skor cukup telak; 4-1. Titel pada tahun 2005 ini kemudian berhasil mereka pertahankan.

Pada edisi tahun 2009 ini, Brasil menjuarainya dengan cara yang terbilang fantastis. Usai tertinggal dua gol dari AS di babak pertama, skuad Carlos Dunga mencetak tiga gol di babak kedua.

Tim paling dekat dengan raihan tiga kali juara milik Brasil adalah Prancis. Les Bleus meraih gelar pada tahun 2003 dan 2005. Sementara di bawah mereka adalah Meksiko pada tahun 1999.

Sebelumnya dua edisi pertama, pada 1992 dan 1995, turnamen yang mempertemukan para juara dari setiap federasi dunia ini bernama King Fahd Cup yang digelar oleh Federasi Sepakbola Arab Saudi. FIFA kemudian mengambil alih dan menamainya menjadi Piala Konfederasi pada tahun 1997.

Sebagai informasi, dua edisi King Fahd Cup itu dimenangi oleh Argentina (1992) dan Denmark (1995).

Daftar Juara

Dengan nama King Fahd Cup
1992 Argentina (mengalahkan Arab Saudi 3-1 di final)
1995 Denmark (mengalahkan Argentina 2-0)

Dengan nama Piala Konfederasi
1997 Brasil (mengalahkan Australia 6-0)
1999 Meksiko (mengalahkan Brasil 4-3)
2001 Prancis (mengalahkan Jepang 1-0)
2003 Prancis (mengalahkan Kamerun 1-0)
2005 Brasil (mengalahkan Argentina 4-1)
2009 Brasil (mengalahkan Amerika Serikat 3-2)

Sumber : Detiksport

Selengkapnya...